Kajian Jumat Siang - Mencegah Maksiat Telinga dan Lisan


KEBUMEN (6/3) - Aula  Radio IN FM Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kebumen

TELINGA

Setelah pembahasan mencegah maksiatnya mata, kita mengulas poin menjaga telinga. Telinga yang sejatinya diberikan oleh Allah untuk mendapat keuntungan tapi malah bisa menjadi sebab kerugian. 

Mengapa  demikian? Kita diberikan telinga oleh Allah tujuannya adalah untuk dapat mendengarkan kalam Allah (Al Quran), hadits Rasulullah shollallohu alaihi wasallam,  dan hikmah-hikmah dari para  wali Allah dalam rangka menggapai surga beserta kenikmatan yang abadi. Namun, tidak sedikit manusia yang tertipu  malah asik dan terlena mendengarkan perkataan sesat, perkataan menggunjing, perkataan yang jelek, perkataan ajakan kebatilan, atau perkataan yang menjelek-jelekkan keburukan manusia lainnya. 

Dikutip dari sebuah hadits bahwa yang mendengar seseorang yang mengumpat orang lain ikut berdosa bersama orang yang berkata tersebut. Maka kita perlu waspada dalam berbincang-bincang atau mendengarkan perkataan orang lain supaya kita tidak termasuk orang yang merugi.


LISAN

Kita juga membahas mukaddimah menjaga lisan dari maksiat. Lisan manusia diciptakan Allah tujuannya  adalah untuk memperbanyak zikir kepada Allah ta'ala , membaca Al Quran, membimbing orang lain menuju jalan yang diridoi Allah ta'ala, dan untuk  membantu kita mencapai hajat dunia maupun agama. Namun,  ternyata tidak sedikit orang yang kufur nikmat memiliki  lisan, sehingga bukan keselamatan yang diperoleh, melainkan pedihnya neraka  jahannam. Hal ini dikarenakan tidak mampu mengendalikan lisan.

Pembahasan perkataan-perkataan apa saja yang perlu dihindari insyaallah akan kita bahas pada pertemuan selanjutnya.

BONUS

Poin tambahan yaitu kita mengingatkan sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan yang begitu mulia. Di dalam bulan tersebut ada  Lailiatul  qodar, satu malam yang begitu dahsyat keutamaannya. Maka, dari sekarang kita perlu  menanamkan rasa rindu bisa berjumpa dengan bulan suci Ramadhan dan memperoleh keutamaan Lailatul qodar. Mengapa perlu rindu? Karena orang yang mempunyai rasa rindu, dia akan memantaskan diri untuk bertemu yang dirindukan, akan mencari tahu bagaimana caranya  agar bertemu , dan bagaimana sikap terbaik saat bertemu. 

Semoga bermanfaat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama